Fredrich Yunadi Ajukan PK, Jaksa KPK Berharap Majelis Hakim Menolak

Selasa, 1 Desember 2020 17:24

Mantan kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengajukan PK ke MA. (Jawapos)

FAJAR.CO.ID — Terpidana kasus perintangan penyidikan KPK, Fredrich Yunadi, telah mengajukan permohonan peninjauan kembali (PK). Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun telah menyerahkan berkas kesimpulan kasus itu.

Jaksa berharap, Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan PK mantan kuasa hukum Setya Novanto itu.

“JPU sebagai pihak termohon telah menyerahkan kesimpulan atas permohonan PK yang diajukan oleh Fredrich Yunadi. Tentunya kami berharap Majelis Hakim di tingkat PK menolak permohonan,” kata Jaksa Takdir Suhan kepada wartawan, Selasa (1/12).

Takdir menyampaikan, Pengadilan Tipikor Jakarta yang memeriksa akan kembali menggelar sidang dengan agenda penandatanganan berkas acara. Sidang akan digelar pada Senin (14/12) mendatang.

“Agenda selanjutnya tanggal 14 Desember untuk tanda tangan berita acara sidang,” pungkas Takdir.

Sebelumnya, Fredrich Yunadi mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK). Fredrich mengklaim, jeratan hukuman merintangi penyidikan KPK atas kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) Setya Novanto tidak berdasar.

Fredrich yang merupakan mantan pengacara Setya Novanto, pada pengadilan tingkat pertama terbukti menghalang-halangi penyidikan KPK. Fredrich membantu Novanto untuk menghindari proses penyidikan KPK.

“Inti PK Pak Fredrich ya tentang kesalahan penerapan hukum, tentang novum itu,” kata tim kuasa hukum Fredrich, Rudy Marjono kepada awak media di Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Komentar