Pemprov Nilai TP2DD Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Selasa, 1 Desember 2020 16:12

Bank Indonesia Bersama Gubernur Sulsel Hadirkan Tim Percepatan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk mencegah penularan virus melalui sistem pembayaran non tunai

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menilai hadirnya Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI) dapat menekan penyerabaran virus Covid-19.

Lantaran kurangnya interaksi antara satu orang dengan orang lain. Mengingat potensi penyebaran bisa saja terjadi jika mengumpulkan orang dalam jumlah yang banyak.

Selain itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah juga menyebut inovasi BI dalam membentuk TP2DD merupakan salah satu upaya pencegahan di masa pandemi khususnya terhadap sistem pembayaran.

“Jadi tidak ada lagi tukar menukar uang. Kedua, mempercepat proses yang selama ini harus ke bank, sekarang tinggal di rumah saja jadi bisa lebih mudah,” kata Nurdin, Selasa (1/12/2020).

Eks Bupati Bantaeng itu mengatakan di masa pandemi, sistem digitalisasi menjadi penting. Selain menekan penyebaran virus, diprediksi dengan perkembangan zaman yang semakin modern, pertumbuhan ekonomi Sulsel juga akan semakin membaik.

“Sekarang tidak perlu lagi ke restoran belanja, pesan makan. Bahkan kita bisa rekap berapa banyak makanan yang kita pesan, inilah era digital,” ungkapnya.

“Di masa pandemi ini kalau toko tutup, tidak ada aktivitas banyak cara bisa dilakukan dari rumah misalnya bisa menjual produk kita tanpa bersentuhan atau mengumpulkan orang,” sambung Nurdin.

Diketahui TP2DD disebar ke 5 Kabupaten Kota yakni Makassar, Maros, Gowa, Barru dan Parepare.

Komentar


VIDEO TERKINI