Video Azan Seruan Jihad Marak, Wamenag Ajak Ormas Islam dan Ulama Turun Tangan

Selasa, 1 Desember 2020 09:49

Azan diubah jadi seruan jihad, hayya alal jihad

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi menanggapi banyaknya video azan seruan jihad yang beredar di jejaring sosial menjelang pemeriksaan Habib Rizieq Shihab (HRS).

Ia menyebut seruan jihad yang dilantunkan seorang muazin saat melantukan azan dalam video yang viral di media sosial salah kaprah.

Menurutnya, panggilan jihad itu tidak relevan apabila dikaitkan dengan situasi Indonesia saat ini.

Jika itu dimaksudkan untuk menyampaikan pesan perang di Indonesia maka tidak relevan karena saat ini dalam situasi damai.

Untuk itu, Zainut mengajak pimpinan ormas Islam dan para ulama untuk bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat agar tidak terjebak pada penafsiran tekstual tanpa memahami konteks dari ayat Al Quran atau Al Hadits.

Pemahaman agama yang hanya mendasarkan pada tekstual, kata dia, dapat melahirkan pemahaman agama yang sempit dan ekstrem.

Apapun motifnya, kata dia, video tersebut bisa berpotensi menimbulkan kesalahan persepsi di masyarakat.

Ia meminta agar para ulama turun tangan memberikan pencerahan kepada umat.

“Di sinilah pentingnya pimpinan ormas Islam, ulama dan kyai memberikan pencerahan agar masyarakat memiliki pemahaman keagamaan yang komprehensif,” kata dia.

Dalam menyikapi persoalan tersebut, Zainut meminta setiap pihak untuk menahan diri, melakukan pendekatan secara persuasif dan dialogis sehingga bisa menghindarkan diri dari tindakan kekerasan dan melawan hukum.

Komentar


VIDEO TERKINI