Batas Akhir Pelaporan Dana Kampanye 6 Desember, Terlambat Setor Paslon Didiskualifikasi

Rabu, 2 Desember 2020 16:51

Paslon di Pilwalkot Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar telah menetapkan batas akhir pelaporan pemasukan dan pengeluaran dana kampanye Paslon Pilwakot. Tidak boleh lewat dari hari Minggu, (6/12/2020).

“Jadi batas akhir penerimaan dan pengeluaran dana kampanye itu tanggal 6 pukul 18.00 WITA, karena paling lambat sehari masa kampanye selesai, masa kampanye berakhir tanggal 5 Desember,” ungkap Komisioner KPU Makassar divisi hukum, Abdul Rahman, Rabu (2/12/2020).

Abdul Rahman menegaskan, jika Paslon terlambat menyetor, maka konsekuensinya adalah diskualifikasi yang akan merugikan Paslon sendiri.

“Kalau kita lihat di UU, kalau ada paslon yang terlambat melewati tahapan pelaporan maka aspeknya bisa diskualifikasi,” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan kembali ke setiap Paslon agar tidak melewati batas dana pengeluaran yang telah disesuaikan sebelumnya. Tidak boleh lebih dari Rp 96 Miliar. Hal itu, kata dia juga bisa mengakibatkan kualifikasi.

“Dari awal, pembukaan rekening dana khusus kampanye KPU melakukan rakor dengan LO Paslon kemudian kami menetapkan dalam bentuk surat keputusan pembatasan pengeluaran, batasan pengeluaran 96 Miliar untuk batasan pengeluaran kalau lebih dari itu aspeknya diskualifikasi,”tegasnya.

Sebelumnya, data yang dirilis KPU Makassar, Paslon Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando alias Appi-Rahman yang memiliki LPSDK terbanyak. Paslon nomor urut 2 ini memiliki LPSDK dengan total Rp7,692 miliar.

Komentar


VIDEO TERKINI