Benny Wenda Deklarasi Presiden, Musni Umar: Kita Tidak Berani Menyebut Mereka Teroris

Rabu, 2 Desember 2020 09:41

Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta Musni Umar menyebut pemerintahan Jokowi tak pernah serius menangani OPM. Menyebut OPM teroris saja tak berani.

“Dari awal pemerintah memperlakukan pemberontak OPM ini tidak serius. Dari awal seharusnya kita menghabisi mereka sampai ke akar-akarnya,” ungkap Musni Umar melalui video yang diunggah di akun Twitternya, Rabu (2/12).

“Kita tidak berani menyebut mereka teroris, separatis, malah menyebut dengan istilah-istilah lain yang melemahkan persatuan kita,” tegasnya lagi.

Menurutnya, Indonesia akan mendapat masalah baru lagi dengan terjadinya perubahan geopolitik global.

Dimana kemenangan Joe Biden di AS akan berimbas pada situasi keamanan nasional. Sebab Partai Demokrat ini mengusung hak azasi manusia, demokrasi, dan lingkungan hidup.

“Selama ini opini internasional, kita menjajah papua. Padahal tidak. Papua itu bagian integral dari kita,” jelasnya.

Saat ini, diakui, kekuatan Indonesia memang lemah. Akibat pandemi Covid-19, ekonomi Indonesia terpuruk. Untuk menutup APBN saja, Indonesia harus ngutang kesana-kemari.

“Kekuatan kita lemah. Ada persoalan geopolitik, ekonomi, konsolidasi internal yang kurang. Benny Wenda dan OPM melihat ini. Mereka menggunakan momentum itu untuk merdeka,” katanya.

Menurut Musni, yang mendukung gerakan ini adalah kalangan gereja Protestan dan Katolik serta masyarakat Papua sendiri.

“Berkaca dari Timor-timur, itu didukung gereja, akhirnya merdeka,” jelasnya.

Komentar


VIDEO TERKINI