Cabut Laporan RS UMMI, Teddy Gusnaidi ke Bima Arya: Mending Jadi pemain Sinetron!

Bima Arya dan Teddy Gusnaidi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Walikota Bogor yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, Wali Kota Bima Arya resmi mencabut laporan RS UMMI ke polisi.

Diketahui, aduan Satgas Covid-19 Kota Bogor itu terkait polemik tes usap (swab test) dari pihak eksternal terhadap Habib Rizieq.

Politikus PKPI, Teddy Gusnaidi pun angkat suara atas langkah Walikota Bogor itu. Menurutnya, Bima Arya tak seharusnya mencabut laporannya di kepolisian.

“Kalau mau jadi jagoan bohongan, mending jadi pemain sinetron, jangan jadi kepala daerah. @BimaAryaS,” kata Teddy di akun Twitternya, Rabu (2/12/2020).

Sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan alasan pihaknya mencabut laporan karena sudah ada kesepakatan dengan RS UMMI setelah heboh polemik swab test Habib Rizieq Shihab (HRS).

Bima Arya menyebut pihak RS UMMI akan memperbaiki sistem koordinasi yang dianggap menjadi pangkal persoalan belakangan ini.

Meski, Bima Arya sudah menyatakan mencabut laporannya, Polresta Bogor menegaskan kasus tersebut tetap berlanjut.

Pasalnya, laporan Bima Arya bukan delik aduan. Tapi pidana murni. Hal itu ditegaskan Kapolresta Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser. (msn/fajar)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR