Dua Kali Permalukan Madrid, Pelatih Shakhtar, Castro: Sungguh Fantastis

Rabu, 2 Desember 2020 08:09

Luis Castro/Sascha Steinbach/Pool via Getty Images

FAJAR.CO.ID, KIEV—Real Madrid boleh saja mengalahkan Inter Milan dan imbang di kandang Borussia Monchengladbach. Namun, berhadapan dengan Shakhtar Donetsk, Madrid tak bisa berkutik.

Dua kali pertemuan kedua klub di Grup B, dua kali pula Madrid dipermalukan klub Ukraina tersebut. Setelah kalah 2-3 di kandang sendiri, hari ini, Los Blancos, julukan Madrid kembali keok di Kiev dengan skor 0-2.

Pelatih Shakhtar, Luís Castro pun sangat senang dengan sukses anak asuhnya. “Saya ingin memberi selamat kepada para pemain saya karena saya tahu bagaimana mereka sepenuhnya mengabdikan diri pada permainan. Anak laki-laki saya banyak bekerja dan mengorbankan diri mereka sendiri. Mereka sungguh fantastis,” katanya di situs resmi UEFA.

Menurut Luís Castro, babak pertama tidak dimainkan seperti yang mereka perkirakan dan inginkan. Penyebabnya, mereka membuat beberapa kesalahan posisi. Namun, di paruh kedua mereka bermain sangat bagus.

“Kami mencoba menghilangkan kesalahan ini saat jeda. Di babak kedua kami menciptakan beberapa peluang mencetak gol dan tidak memungkinkan Madrid menciptakan peluang,” jelas Luís Castro usai pertandingan.

“Tidak ada rahasia. Kami memiliki strategi yang mirip. Kami tahu Madrid akan mencari kemenangan dan kami ingin menghentikan mereka pada awalnya, memblokir area yang luas. Itu bukan rahasia dalam sepakbola. Rahasia terbesar adalah bekerja keras dan mengatasi semua kesulitan,” tandasnya.

Gelandang Shakhtar, Viktor Kovalenko mengakui ada sedikit faktor lucky dalam kemenangan ini. “Mungkin kami sedikit beruntung di babak pertama ketika mereka tidak mencetak gol dari beberapa peluang bagus,” ujarnya.

“Trubin hebat di beberapa momen kritis. Tapi kemudian di babak kedua kami menggunakan peluang kami dalam serangan balik. Saya tidak berpikir banyak yang percaya kami bisa mendapatkan enam poin dalam dua pertandingan melawan Madrid tapi kami melakukannya dan kami senang,” lanjutnya.

Ia menyebut ini adalah penebusan untuk hasil buruk mereka di dua laga sebelumnya. “Kami ingin menebus diri kami sendiri setelah kekalahan beruntun dari Gladbach. Kami telah bekerja sangat keras dan menunjukkan bahwa kami dapat bersaing dengan tim papan atas seperti Madrid,” tegasnya.

Meski sudah menaklukkan Madrid dan naik ke posisi kedua, pekerjaan Shakhtar belum berakhir.  “Kami akan menghadapi pertandingan terakhir yang sangat sulit di Inter. Kami bermain imbang dengan mereka di kandang, tetapi sekarang kami harus menang jika ingin lolos ke babak sistem gugur. Kami perlu mempersiapkan dengan sangat baik untuk pertandingan ini,” jelasnya.

Manor Solomon, pemain sayap Shakhtar menambahkan, “Sekarang kami memiliki peluang bagus untuk lolos ke babak sistem gugur tetapi kami memiliki pertandingan yang sangat sulit dengan Inter di depan kami. Mari kita persiapkan dengan baik untuk penentuan ini.”

Terkait golnya, Manor Solomon sangat senang. “Saya sangat senang bisa mencetak gol lagi melawan Madrid. Ini pertandingan yang hebat dan hasil yang luar biasa bagi kami. Kami sangat senang. Enam poin dalam dua pertandingan melawan Real adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” kunci Solomon. (amr)

Komentar