Jika Reuni 212 Tetap Digelar di Monas, Polri Tegaskan Bakal Tindak Tegas

Rabu, 2 Desember 2020 09:06

Suasana Reuni 212 pada 2 Desember 2019. (Faisal R. Syam/Fajar Indonesia Network)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menegaskan pihaknya bakal membubarkan kegiatan yang menimbulkan atau mengundang kerumunan massa di tengah situasi pandemi Covid-19, termasuk kegiatan Reuni 212 seandainya tetap digelar di Monas, Jakarta Pusat.

“Tentu Polri akan melakukan tindakan tegas kalau masih ada yang mau melakukan kerumunan, kami akan bubarkan,” kata Awi di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (1/12).

Menurutnya, Polri sudah berulang kali menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tidak membuat kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa.

Polri pun tetap pada sikapnya untuk tidak mengeluarkan izin keramaian di tengah pandemi.

“Kami tidak akan mengeluarkan izin dan tentu kami akan antisipasi. Kami ingatkan kepada mereka yang masih menghendaki, yang demikian, jangan berharap,” ucapnya.

Awi menuturkan, Kapolri Jenderal Idham Azis telah berpesan kepada para kasatwil satgas Covid-19 agar tidak ragu-ragu bertindak tegas demi menegakkan protokol kesehatan.

“Kalau masih ada pihak yang mengumpulkan orang, pimpinan Polri sudah jelas mengatakan segera membubarkan. Itu sudah perintah pimpinan. Pimpinan komitmen untuk mengawal protokol kesehatan,” imbuhnya.

Dalam menghadapi Covid-19 di Indonesia, Idham tercatat telah dua kali mengeluarkan Maklumat Kapolri.

Antara lain yakni tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19 tertanggal 19 Maret 2020.

Bagikan berita ini:
5
9
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar