Kaget Data Covid-19 Jateng Bertambah 2.036, Ganjar Pranowo Telepon Menkes

Rabu, 2 Desember 2020 08:48

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Instagram

“Maka angka itu tidak dibaca pertumbuhan detik itu, tapi hari itu plus akumulasi data delay tadi. Menurut saya, cara ini yang lebih baik,” terangnya.

Ganjar tidak memungkiri, bahwa memang terjadi kenaikan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jawa Tengah selama beberapa pekan terakhir. Namun, kenaikannya tidak setinggi yang disampaikan pusat.

“Bahwa ada lonjakan betul, indikasinya ya karena liburan dan banyak yang pergi ke luar kota. Tapi tidak sebanyak itu. Kan sekarang orang bicaranya pada angka 2.036 itu, enggak. Itu datanya keliru kok,” tegasnya Terkait adanya lonjakan di Jateng, Ganjar sudah menyiapkan sejumlah skenario.

Di antaranya penambahan rumah tempat tidur isolasi maupun ICU di rumah sakit, penambahan rumah sakit rujukan hingga skenario terakhir adalah membuat rumah sakit darurat.

“Ada beberapa skenario yang kami siapkan untuk penanganan itu. Mungkin yang dalam waktu dekat adalah penambahan tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sakit, optimalisasi tempat isolasi yang ada serta penambahan rumah sakit rujukan. Kalau yang pembangunan rumah sakit darurat, itu skenario terakhir dan saya rasa kalau melihat ini semuanya masih cukup,” tuturnya.Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo menerangkan, sampai saat ini Jateng masih memiliki 1401 tempat isolasi di rumah sakit. Sementara, untuk ICU masih tersedia 185 tempat tidur.

Bagikan:
4
3
10

Komentar