Lanjutan Kasus Jaksa Pinangki, Bantah Pengakuan Sales BMW

Rabu, 2 Desember 2020 19:05

Pinangki Sirna Malasari.

FAJAR.CO.ID — Sales Center PT Astra International BMW, Yeni Pratiwi, menyebut bahwa Pinangki tidak melapor ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) saat membeli mobil mewah bermerk BMW X5.

Terdakwa Pinangki Sirna Malasari pun membantah kesaksian itu. Dia mengklaim, seluruh pembelian mobil miliknya telah dilaporkan ke PPATK.

“Selama ini pembelian mobil saya sebelumnya adalah cash dan itu sudah by system dilaporkan PPATK semua. Jadi tidak ada seorang sales menawarkan PPATK, tidak ya, tidak ada,” kata Pinangki menanggapi kesaksian Yeni di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (2/12).

Mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung (Kejagung) ini secara tegas menampik keterangan Yeni. Dia memastikan bukan kapasitasnya untuk membicarakan rinci seorang pembeli kepada sales.

“Tidak logis saya mengatakan begitu pada seorang sales, ketemu juga baru kan,” tegas Pinangki.

Dalam kesaksiannya, Yeni menyampaikan Pinangki membeli mobil BMW X5 secara tunai. Mobil mewah berwarna biru itu dibeli untuk Pinangki sendiri.

“Terdakwa transfer sebesar Rp 475 juta, kedua 9 Desember 2019 Rp 490 juta, setoran tunai BCA, 11 Desember 2019 Rp 490 juta setoran tunai BCA, 13 Desember sebesar Rp 100 juta transfer Bank Panin, 13 Desember 2019 Rp 129 juta transfer Bank, total lima kali pembayaran Rp 1,709 miliar bulan Desember semua?,” tanya Jaksa.

Komentar