OPM Tak Akui Presiden Benny Wenda, Dituding Bekerja untuk AS dan Australia

Rabu, 2 Desember 2020 20:14

Ketua Eksekutif United Liberation Movement For Wets Papua (ULMWP) Benny Wenda. (dok ULMWP For Cepos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— Organisasi Papua Merdeka (OPM) tak mengakui deklarasi Benny Wenda sebagai Presiden Papua Barat. OPM malah menuding Benny bekerja untuk AS dan Uni Eropa.

Juru Bicara TPNPB OPM, Sebby Sambom, Rabu (2/12) mengatakan, TPNPB OPM mengumumkan mosi tidak percaya kepada Benny karena Benny dinilai merusak persatuan dalam perjuangan bangsa Papua.

“Juga diketahui, Benny Wenda kerja kepentingan kapitalis asing Uni Eropa, Amerika dan Australia,” jelasnya.

“Dan hal ini bertentangan dengan prinsip-prinsip revolusi untuk kemerdekaan bagi bangsa Papua,” kata Jubir Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) ini.

Pendeklarasian pembentukan pemerintah sementara Papua Barat langsung mendapat respons dari Markas Pusat TPNPB OPM.

Mereka menyatakan, tidak mengakui klaim Benny tersebut dan melakukan mosi tidak percaya.

“TPNPB tidak akui klaim Benny Wenda, karena Benny Wenda lakukan deklarasi dan umumkan pemerintahannya di negara asing yang tidak mempunyai legitimasi mayoritas rakyat Bangsa Papua, dan juga di luar dari wilayah hukum revolusi,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
7
1
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar