Soal Papua Barat, Taufik Rendusara: Dulu Timor Timur Lepas Karena Lambat dan Lalai

Taufik Rendusara

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Politikus Partai Demokrat, Taufik Rendusara mengingatkan Presiden Joko Widodo segera bersikap dan mengambil tindakan atas masalah di Papua Barat.

Terlebih setelah, Benny Wenda memproklamirkan diri sebagai presiden sementara Republik Papua Barat. United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) membentuk pemerintahan sementera Republik Papua Barat.

“Pak @jokowi, kamu tuh presiden bukan tukang mebel lagi. Jangan kelamaan diam segera buat pernyataan. Menghadapi separatisme itu gak pakai diskusi,” kata Taufik di akun Twitternya, Rabu (2/12/2020).

Taufik memberi saran ke Presiden Jokowi bagaimana cara menyelesaikan polemik di daerah yang dulunya bernama Irian Jaya itu.

“Menyelamatkan Papua dari gerakan separatisme itu bukan dialog dengan mereka. Tapi dialog dengan para sahabat negara Oseania. Kalau masih nanya kenapa, banyak belajar deh jangan sok tahu,” sebutnya.

Langkah diplomasi dengan melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat Papua dan negera Oseania, kata Taufik pernah dilakukan presiden Indonesia sebelumnya. Dan itu terbukti telah membantu meredam konflik di Bumi Cendrawasih.

Dia juga meminta pemerintah tak mengambil langkah kekerasan atau operasi militer untuk menyelesaikan masalah di wilayah paling timur Indonesia itu.

Tak sampai di situ, dirinya juga meminta pemerintah untuk berhenti fokus mengurusi masalah radikal, termasuk pemikiran khilafah yang hingga saat ini baru sebatas pemikiran.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR