Babe Haikal Sarankan Warga Papua Barat Berdialog, Tengku Zul Minta Koruptor Ditangkap

Kamis, 3 Desember 2020 22:17

Tengku Zulkarnain dan Haikal Hassan. (int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Sekretaris HRS Center, Haikal Hassan Baras ikut memberikan saran ke pemerintah dan warga Papua Barat untuk menyelesaikan polemik di wilayah Indonesia paling timur itu.

Babe Haikal sapaan akrabnya, meminta warga Papua Parat membuka dialog dengan Pemerintah Pusat. Terutama untuk membahas masalah kesenjangan yang ada selama ini.

“Kepada saudaraku orang Papua Barat. Kalau saudara kecewa dengan kebijakan pemerintah, jalan keluarnya dialog. Bukan memisahkan diri dari NKRI,” kata Haikal di akun Twitternya, Kamis (3/12/2020).

Menurut Haikal, dalam ajaran agama apapun tak ada yang menyarankan jalan kekerasan apalagi melakukan pertumpahan darah untuk memecahkan masalah.

“Ajaran agama apapun tidak mengijinkan pemberontakan, kekerasan, pertumpahan darah dan sejenisnya. Mari kembali ke Pancasila kita semua…” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerapkan pendekatan kesejateraan untuk masyarakat Papua. Pemerintah pun disebut tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) ihwal pembangunan di Papua.

“Sekarang pemerintahan Presiden Jokowi yang kedua kita menegaskan bahwa Papua itu dilakukan melalui pendekatan kesejateraan. Sudah menyiapkan Perpres, sedang sedang dipelajari agar pembangunan di Papua betul-betul dirasakan oleh rakyatnya,” tutur Mahfud dalam konferensi pers, Kamis (3/12/2020).

Dia menuturkan, dana yang disiapkan pemerintah Indonesia untuk Papua cukup besar. Akan tetapi, banyak pejabat di daerah tersebut melakukan korupsi yang pada akhirnya masyarakat Papua sendiri tidak merasakan dampaknya.

Komentar