Inklusi Keuangan Syariah Makin Terangkat di Lingkungan Kampus

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID – Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) memanfaatkan layanan pengelolaan keuangan dari Bank Muamalat Indonesia (BMI) untuk memudahkan serangkaian aktivitas dari institusi pendidikan tersebut.

Region Head BMI Sulampua, Ahmad S. Ilham mengatakan pemanfataan layanan itu pada skala yang lebih luas akan ikut membuat tingkat inklusi keuangan syariah di Sulsel menjadi lebih terangkat.

“Apalagi PNUP ini salah satu institusi perguruan tinggi di Sulsel yang memiliki civitas akademik dan mahasiswa yang cukup banyak, sehingga jika semuanya terjangkau dalam fasilitasi CMS, maka sangat kentara pada gerak inklusi keuangan syariah kita,” tuturnya, Kamis (3/12/2020).

Dia lantas memberikan gambaran umum dari sinergi PNUP dan BMI, yakni membuat 

pengelolaan keuangan perguruan tinggi lebih mandiri, efesien dan efektif secara tanpa harus datang ke kantor bank.

Seperti melakukan pembayaran kepada pihak ketiga,  transfer antar rekening atau antar bank, pembayaran kewajiban rutin dan lain-lain dapat dilakukan sendiri dengan kanal CMS yang disediakan perseroan.

“Dan tentunya, melalui jalinan sinergi ini, civitas akademik, pegawai dan seluruh insan di lingkup PNUP bisa mendapatkan fasilitasi produk-produk BMI yang berbasis syariah,” tutur Ahmad S. Ilham.

Rektor PNUP, Prof Muhammad Anshar mengemukakan bahwa pihaknya telah lama menantikan Muamalat memberikan layanan produk perbankan komprehensif bagi PNUP.

“Jujur saja, Muamalat adalah bank syariah yang sejak lama kami harapkan masuk ke PNUP. Karena kami yakin, layanan dengan prinsip syariahnya sangat bisa mengakomodasi segala kebutuhan secara institusi maupun personal,” katanya.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR