Pengangguran Meningkat hingga 73.038 Orang di Sulsel

ilustrasi

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan mencatat jumlah angkatan kerja pada Agustus 2020 sebanyak 4.276.437 orang, bertambah sebanyak 21.063 orang jika dibandingkan Agustus 2019.

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah mengatakan justru sebaliknya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mengalami penurunan sebesar 0,40 persen menjadi 63,40 persen.

Sedangkan dalam setahun terakhir, pengangguran tercatat meningkat sebanyak 73.038 orang. “Banyak faktor pengangguran meningkat, salah satunya karena wabah pandemi,” kata Yos, Kamis (3/12/2020).

Ia menyebut hal itu sejalan dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang juga meningkat sebesar 1,69 persen menjadi 6,31 persen pada Agustus 2020.

Yos membeberkan TPT di jenjang pendidikan juga mengalami peningkatan. Bahkan khusus untuk TPT Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) paling tinggi dibandingkan dengan tingkat pendidikan lainnya yakni sebesar 10,96 persen.

Yos menjelaskan pada Agustus 2020 penduduk yang bekerja sebanyak 4.006.620 orang, namun mengalami penurunan atau berkurang 51.975 orang sejak Agustus 2019.

“Jumlah pekerja yang terserap di sektor pertanian sebanyak 1.593.816 orang atau sebesar 39,78 persen dari total pekerja, sedangkan sektor perdagangan menyerap tenaga kerja sebanyak 715.327 orang atau 17,85 persen,” sambungnya.

Sementara sebanyak 2.573.172 atau 64,22 persen penduduk bekerja di sektor informal. Selama setahun terakhir, lanjut Yos, tercatat Agustus 2019 hingga Agustus 2020, pekerja informal meningkat sebesar 3,68 persen poin.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR