Warning Buat Para Guru, Kejahatan Siber Sasar Aplikasi Belajar Online

Kamis, 3 Desember 2020 17:05

Ilustrasi kejahatan siber

Aplikasi dan alat tersebut termasuk Moodle, Zoom, edX, Coursera, Google Meet, Google Classroom, dan Blackboard.

Dari hanya 131 pengguna yang terpengaruh pada Januari hingga Maret 2020, kuartal kedua menunjukkan solusi Kaspersky melindungi sebanyak 1.483 pengguna unik di Asia Tenggara. Kenyataan itu merupakan peningkatan sebesar 1.032 persen dalam skala perbandingan per kuartal.

“Transisi online yang dipaksakan namun diharuskan ini telah membuat para pengajar kewalahan dan khawatir, yang juga berarti mereka lebih rentan menjadi mangsa trik rekayasa sosial yaitu sebuah metode lama namun efektif, seperti phishing dan scam,” kata Yeo.

Perusahaan keamanan siber global tersebut juga memantau terjadi sedikit penurunan hingga 1.166 pengguna hampir terinfeksi malware di kuartal ketiga.

Selain itu, Kaspersky menyarankan para pengajar dapat meningkatkan keamanan online salah satunya dengan mempelajari tentang alat yang digunakan.

Ketahui kemampuan dan fiturnya sebaik mungkin, dengan membaca seluruh petunjuk, mempelajari antarmuka, dan mencari di Internet untuk panduan konfigurasi. Pastikan juga mengikuti aturan yang ditetapkan oleh institusi.

Selanjutnya, para pengajar sebaiknya membatasi alat TI dengan memilih untuk menyelenggarakan kelas yang nyaman baik bagi guru dan siswa. Lebih banyak alat tidak selalu berarti memberikan pengalaman yang lebih baik.

Sebelum memulai kelas, pastikan memiliki alat yang memadai untuk pekerjaan itu dan seluruh peserta dalam proses pendidikan merasa nyaman menggunakannya.

Bagikan berita ini:
9
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar