Ekspor Meningkat Saat Pandemi, Rumput Laut dan Nikel Mendominasi

Jumat, 4 Desember 2020 18:50

Ilustrasi ekspor Sulsel

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Meski pandemi mewabah di Provinsi Sulawesi Selatan, nampaknya tidak menggangu kegiatan ekspor Sulsel. Terbukti sebanyak 60 persen komoditi unggulan seperti rumput laut dan nikel di eskpor ke 15 negara tujuan, hari ini, Jumat (4/12/2020).

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan sebagai salah satu yang memiliki komoditas terbesar di Indonesia, Provinsi Sulsel patut berbangga dengan kekayaan alam yang dimiliki.

“Kalau tidak salah 60 persen itu adalah mineral dari nikel, dan rumput laut. Kalau kemiri memang saya yang lepas, karena ini memang sebuah kegiatan yang patut kita apresiasi,” kata Nurdin, Jumat (4/12/2020).

Tingginya ekspor Sulsel, terbukti dengan pelepasan berbagai komoditas unggulan dari berbagai daerah di Sulsel ke 15 negara tujuan.

Hal itu dilakukan oleh kontributor ekspor Sulsel dari berbagai perusahaan yakni sebanyak 31 perusahaan untuk ekspor nasional.

“Sulsel ini patut bersyukur, di masa pandemi kita masih bisa melakukan ekspor, termasuk salah satu yang memiliki komoditas terbesar di Indonesia yaitu 31 perusahaan yang ekspor hari ini, dengan tujuan 15 negara,” ucapnya.

Diketahui, dari 31 perusahaan yang ikut andil dalam ekspor Sulsel, total nilai keseluruhan pelepasan mencapai USD 6,78 juta.

Selain itu, Nurdin menuturkan sebagai negara maritim Sulsel harusnya menjadi ekspor dominan di sektor komoditas perikanan.

Komentar