Ganja Dicabut dari Golongan Narkoba Berbahaya, Iwan Fals: Wah Keren Nih

iwan fals

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Negara-negara anggota badan obat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (2/12/2020) memilih untuk menghapus ganja dari kategori obat-obatan narkotika yang paling dikontrol ketat.

Keputusan itu mengikuti rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk membuat penelitian tentang penggunaan medisnya lebih mudah.

“Pertemuan tahunan Komisi Narkotika, Badan Pengatur Narkoba dan Kejahatan PBB (UNODC), memilih 27 melawan 25 suara dengan satu abstain untuk menghapus ganja dan resin ganja dari Daftar IV Konvensi Tunggal 1961 tentang Narkotika. Ini merupakan sebuah teks global yang mengatur pengendalian narkoba,” Kata pernyataan PBB, seperti dikutip dari AFP, Kamis (3/12/2020).

Keputusan PBB ini ikut disambut baik oleh penyanyi senior Indonesia, Iwan Fals.

“Wah keren nih, Alhamdulillah,” tulis Iwan Fals di akun Twitter bercentang biru miliknya dengan melampirkan berita soal keputusan PBB tersebut, Jumat (4/12/2020).

Seperti diketahui, di Indonesia sendiri Kementerian Pertanian telah mencabut Keputusan Menteri Nomor 104 Tahun 2020 yang mencakup aturan tentang komoditas binaan pertanian.

Beleid yang diteken Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada 3 Februari 2020 itu memasukkan ganja sebagai salah satu tanaman obat binaan.

Kementan dalam keterangannya pada akhir Agustus lalu menjelaskan, ganja tergolong jenis tanaman obat psikotropika. Pada 2006, komoditas itu masuk kelompok obat sesuai dengan Keputusan menteri Pertanian Nomor 511 Tahun 2006.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR