Irigasi Berskala Besar Segera Hadir di Sinjai Tengah, Petani Bakal Panen Tiga Kali Setahun

Jumat, 4 Desember 2020 23:05

FOTO: ISTIMEWA

Namun, upaya itu bisa terwujud jika Sinjai kondusif, aman, tertib, tenang, dan tidak ada riak di masyarakat. Sebab salah satu perhatian pemerintah pusat dan provinsi untuk memberikan bantuan jika daerah itu kondusif.

“Saya akan memaksimalkan jaringan di provinsi dan di pusat, supaya pembangunan irigasi tidak menggunakan anggaran daerah, tapi Sinjai harus kondusif,” tambah ASA.

Tahun depan, Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik yang diterima oleh Pemkab Sinjai sebesar Rp236 miliar. Sinjai mendapat DAK fisik terbesar di Sulawesi Selatan. Tentu berkat kerjasama semua pihak mulai dari pemerintah daerah, masyarakat dan Bupati yang amanah menyalurkan bantuan itu kepada masyarakat.

Di tempat terpisah salah seorang petani di Kelurahan Samaenre, Kecamatan Sinjai Tengah, Asmar mengaku bersyukur atas rencana Bupati ASA yang akan membangun irigasi berskala besar.

“Kami sangat bersyukur atas rencana itu, karena memang setiap tahunnya sawah kami setiap tahun sulit dijangkau air irigasi,” kata Asmar.

Ia berharap agar rencana Bupati ASA ini dapat terwujud dengan baik agar petani di daerah itu bisa sejahtera dari hasil pertanian sawah.

Selama ini diketahui sejumlah masyarakat tani di kecamatan itu kesulitan mendapatkan air irigasi. Sehingga masyarakat sangat bergantung pada sawah tadah hujan.

Melihat kondisi tersebut, ASA berjuang di Jakarta dan di provinsi untuk mendapatkan anggaran DAK yang lebih besar agar dapat digunakan membangun irigasi tersebut. (sir)

Komentar