Dimulai Senin

Sabtu, 5 Desember 2020 08:03

Disway

Rupanya Inggris coming from behind –untuk meminjam istilah sepak bola. Inggris tahu tanggal 10 Desember nanti FDA –otoritas makanan dan obat-obatan Amerika– akan bersidang. Hari itu FDA akan menghasilkan putusan penting: vaksin produksi Pfizer diizinkan digunakan secara darurat. Mungkin juga sekalian vaksin produk Moderna. Berarti sebelum Natal Amerika sudah mulai vaksinasi.

Tiga mantan presiden pun siap melakukan vaksinasi di hari pertama: Barack Obama, Bill Clinton, dan George Bush. Agar rakyat tidak ragu-ragu menjalani vaksinasi.

Mereka pun bersedia saat disuntik nanti disiarkan langsung oleh televisi.

Maka mulai muncul pertanyaan. Mengapa Donald Trump tidak diajak sekalian? Yang menjawab ternyata komika: itu khusus untuk presiden yang menjabat dua periode.

Pfizer menyatakan, kini sudah memiliki stok 800 juta unit. Sebagian di produksi di pabriknya di Michigan. Sebagian lagi, untuk pasar Eropa, diproduksi di pabriknya di Belgia.

Bagaimana bisa izin baru (akan) keluar sudah punya produksi 800 juta unit?

Itulah hebatnya Donald Trump. Yang mungkin dinilai ceroboh oleh BPK-nya di sana. Tapi begitulah cara kerja cepat. Di masa yang kritis.

Hari itu, begitu ada indikasi vaksin bisa ditemukan, pemerintah Trump menggelontorkan bermiliar-miliar dolar.

Ketika para peneliti masih bekerja di lab pabrik mulai dibangun. Pembelian sarana logistik dilakukan. Risikonya: kalau vaksin gagal ditemukan bermiliar dolar itu hilang.

Komentar