Suami Meninggal Akibat Covid-19, Istri Dapat Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 5 Desember 2020 18:14

FOTO: DEWI/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Namanya Khaerul Arham, seorang petugas medis di RS Wahidin Sudirohusodo. Belum genap setahun usia pernikahannya, ia telah dipanggil oleh yang kuasa.

Ia meninggal akibat penyakit kerja Covid-19, tepat 18 September 2020 lalu. Covid-19 tersebut menyerangnya dari pasien yang dirawatnya di Rs. Ia meninggalkan seorang istri bernama Asrianti.

Khaerul Amran telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan melalui RS Wahidin terhitung bulan Mei 2020. Untuk itu, ia mendapat santunan dari BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan kepada ahli warisnya atau sang istri.

Kepada FAJAR, Sabtu, 5 Desember Usai penyerahan santunan, Istri Almarhum Khaerul Amran, Asrianti mengatakan ia dan almarhum baru saja menginjakkan usia pernikahan 11 bulan. Belum dikarunia anak, sang suami sudah dipanggil sang ilahi bulan september lalu.

Kata Asrianti, sang suami terpapar Covid-19 sejak bulan Agustus. Kemudian tidak sanggup menahan sakit, hingga kabar terakhir dari Rs diterimanya bahwa sang suami sudah meninggal dan dikuburkan secara Covid di Macanda.

“Dia sempat dirawat di Rs tetapi tidak bisa bertahan,”ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kata Asrianti, sebagai bentuk perhatian Rs Wahidin tempat suaminya bekerja kini memberikan santuanna kematian langsung dari BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar, Dodit Isdiyono mengatakan Jumlah santunan Jaminan kecelakaan Kerja yang diterima oleh ahli waris almarhum Khaerul Amran Rp 176.105.054 dan Jaminan Hari Tua Rp 909.598.

Komentar