Ganjar Pranowo Yakin UU Ciptaker Jadi Jalan Tol Daerah Selesaikan Masalah

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Foto: Instagram

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai UU no. 11/2020 tentang Cipta Kerja sebagai jalan tol bagi kepala daerah untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dalam penyelesaiannya selama ini terkendala banyaknya regulasi atau overregulasi.

“Negara ini kalau dipahami itu overregulated, hampir semua diatur, njelimetnya minta ampun. Kondisi ini mencekik diri kita sendiri,” katanya dalam diskusi daring bertajuk Pengesahan UU Ciptaker dan Implikasinya terhadap KEK dan Percepatan Proyek yang digelar FEBUIN Syarif Hidayatullah Jakarta baru-baru ini.

Kondisi itu, kata Ganjar, rentan praktik pungli di tempat layanan-layanan publik.Menurutnya, tanpa adanya UU Cipta Kerja, para kepala daerah masing-masing berinovasi bagaimana menghadapi overregulasi itu agar proses layanan publik bisa cepat. Namun, keluhnya, upaya itu tetap teradang kendala overregulasi.

“Ketika (kepala daerah) ingin cepat, kami berbenturan dengan banyak regulasi. Untuk itu, saya setuju adanya UU (Cipta Kerja) ini sebagai jalan tol untuk menyelesaikan persoalan ini,” sambung Ganjar.

Ganjar selama ini selalu membuka komunikasi kepada semua pihak masyarakat di Jateng. Termasuk dengan pihak pelaku usaha. Dia mendapatkan keluhan senada dari masyarakat termasuk para pelaku usaha terkait proses perizinan.

“Keluhannya sama. Semua kenapa lama, semua kenapa bertele-tele dan semua kenapa mesti bayar. Ini yang membuat negara kita akhirnya tidak terlalu kompetitif untuk berhadapan dengan banyak negara lain,” ucap Ganjar.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR