LMP Pecat Anggotanya yang Merugikan Paslon ADAMA

Minggu, 6 Desember 2020 17:04

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Laskar Merah Putih (LMP) angkat bicara dan merespons terkait kasus rekaman suara Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny yang dituding menghina Jusuf Kalla.

Oknum yang diduga kuat anggota LMP sebagai pelaku perekam akan dipecat secara tidak hormat dari organisasi. Selain itu, menuntut agar dalangnya secepatnya terungkap. Karena kasus ini telah merugikan nama baik Danny Pomanto.

“Ingin mengklarifikasi tentang rekaman suara mirip Pak Danny yang diviralkan oleh pihak yang ingin menjatuhkan nama baik Pak Danny sebagai calon wali kota Makassar 2020,” kata M Taufik Hidayat, Ketua Mada LMP Sulsel, mengawali pernyataannya, Sabtu (5/12/2020).

Taufik mengakui bahwa Syarif Mada, yang diduga kuat adalah perekam suara Danny merupakan anggota LMP. “Memang benar Syarif Mada adalah anggota LMP Sulawesi Selatan yang fotonya lagi viral terduga pelaku yang merekam suara Pak Danny pada saat silaturahmi LMP Sulsel di kediaman Pak Danny Pomanto,” katanya.

Dugaan Syarif Mada adalah pelaku yang merekam karena gerak-geriknya yang mencurigakan pasca pertemuan LMP dengan Danny. Yang bersangkutan ditengarai ingin bersembunyi di suatu tempat. “Perlu saya sampaikan bahwa pada 2 Desember Syarif Mada melaporkan di grup WA provost LMP bahwa dia berangkat ke Pinrang sampai saat ini nomornya tidak aktif lagi,” ungkap Taufik.

Dalam pernyataannya itu, Taufik menegaskan bahwa jika memang Syarif Mada adalah pelaku yang merekam, tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi dan merupakan bentuk pengkhianatan. Itu karena LMP Sulsel telah berkomitmen mendukung dan memenangkan Danny pada Pilkada Makassar.

Komentar