Aparat Tembak Mati 6 Laskar FPI, Ferdinand: Itu Menjaga Marwah Hukum Negara

Senin, 7 Desember 2020 19:49

Ferdinand Hutahaean (FOTO: @ferdinand_hutahaean/instagram)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Penembakan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) oleh aparat Polda Metro Jaya mendapat dukungan dari politikus Ferdinand Hutahaean.

Langkah itu, menurutnya merupakan tindakan tegas bagi kelompok yang melawan aturan dan menyerang petugas dengan senjata tajam dan api.

“Saya mendukung POLRI, POLDA METRO dan KODAM JAYA atas langkah tegasnya terhadap kelompok yang melakukan penyerangan bersenjata kepada aparat di Tol Cikampek tadi subuh,” tulis Ferdinand di akun Twitternya, Senin (7/12/2020).

Tindakan kepolisian itu, kata Ferdinand menjadi bukti upaya Polri dan TNI untuk membangun suasana yang kondusif dengan menegakkan hukum negara.

“Upaya tersebut diharapkan akan membangun kondusifitas Kamtibmas dan marwah hukum negara ini. BRAVO POLRI DAN TNI,” jelasnya.

Soal adanya barang bukti berupa senjata api dan tajam yang dipersoalkan kubu FPI, Ferdinand mengajak masyarakat untuk percaya kepada kepolisian.

“Terkait adanya perbedaan soal senjata yang jadi barang bukti dan adanya bantahan, saya mengajak kita semua untuk mempercayai satu-satunya sumber informasi adalah keterangan yang disampaikan oleh pihak POLRI dan TNI dalam hal ini POLDA METRO dan KODAM JAYA. Kita percayai & dukung negara,” tegas Ferdinand Hutahaean.(msn/fajar)

Komentar