Azan Ajak Jihad Habib Rehan, Ustaz Maaher At-Thuwailibi: Diberikan Maaflah

Senin, 7 Desember 2020 14:16

Ustaz Maaher At Thuwailibi. Foto : Instagram

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ustadz Maaher At-Thuwailibi menyebut Habib Rehan melakukan provokasi dengan melantunkan azan Hayya Alal Jihad. Azan itu juga melanggar kaidah fiqih Islam.

Ustadz Maaher saat diwawancari wartawan di tahanan Bareskrim Mabes Polri, Minggu (7/12) mengatakan bahwa dia mengenal Habib Rehan.

“Dia Habib Rehan, masih muda, 22 tahun, pintar, cerdas. Harus kita akui itu,” katanya.

“Cuma terlalu. Dia itu memang lebay lah. Saya katakan langsung ke orangnya lebay. Tak bisa itu azan Hayya Alal Jihad,” ungkapnya seperti dilihat dari video detikcom, Senin (7/12).

Menurut Ustadz Maaher, jihad itu bermakna sungguh-sungguh. Dan Maaher sudah menyampaikan atau menegur Habib Rehan akan kejadian tersebut.

“Apaan sih lu. Lu tau kan Habib Rizieq baru pulang. Orang tahu itu provokasi. Itu melanggar kaidah fiqih Islam dan membuat bid’ah baru,” jelasnya lagi.

Namun dengan kejadian itu, Ustadz Maaher berharap kepada pihak kepolisian, agar Habib Rehan jangan dijatuhi hukuman penistaan agama atau penodaan agama.

“Lebih baik diberikan maaflah,” katanya.

Seperti diketahui, pelaku seruan awal azan hayya alal jihad ternyata seorang habib. Namanya Habib Rehan Al Qadri. Gaya dan ceramahnya mirip dengan Habib Bahar Smith.

Habib Rehan Alqadri dari postingan Facebook Madrasah Miftahul Ulum baru menikah pada 20 November 2019 lalu.

Habib Rehan yang berusia 22 tahun ini diamankan Subdit 2 Dittipidsiber Bareskrim Polri pada Jumat (4/12/2020) pukul 02.45 WIB di Jalan Raya Sukabumi, Kecamatan Cibadak, Jawa Barat.

Dalam video viral yang beredar di media sosial, Habib Rehan mengubah lafadz azan atau iqomah Hayya Alal Jihad.

Dalam video itu, Habib Rehan berada di depan jamaah dan seperti hendak memimpin sholat berjamaah. (pojoksatu/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI