Bawaslu Larang Masyarakat Pakai Masker Berlogo Paslon ke TPS

Senin, 7 Desember 2020 20:11

Ketua Bawaslu Makassar, Nursari

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Makassar melarang masyarakat untuk menggunakan masker dengan embel-embel Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota saat melakukan pencoblosan 9 Desember mendatang.

Ketua Bawaslu Makassar, Nursari mengatakan, meskipun masker merupakan hal yang dibutuhkan di saat pandemi, namun tetap dilarang dikarenakan masuk sebagai alat kampanye.

“Masker kan itu APD standar, tetap masuk bahan kampanye juga. Jadi kita himbauannya semoga masker itu tidak dipakai masuk ke TPS,”ungkap Nursari, Senin (7/12/2020).

Sebagaimana diketahui, saat ini tahapan Pilwalkot Makassar telah memasuki masa tenang. Artinya, segala sesuatu yang mempromosikan Paslon tertentu sudah dilarang.

Saat ini, Nursari mengatakan, pihaknya telah menyurati tiap Paslon untuk mengimbau pendukungnya agar tidak melakukan pelanggaran.

“Dilarang (masker Paslon). Kita siapkan surat ke Paslon,” tambah Nursari.

Nursari mengungkapkan, sejak kemarin malam pukul 24.00 hingga saat ini, Bawaslu telah melakukan penertiban apk. Menggandeng Satpol PP Makassar dan KPU.

“Penertiban APK dimulai dari tadi malam hingga sekarang masih berlangsung. Penertiban bekerja sama dengan Pemkot Makassar dan KPU,” tambahnya.

Penertiban APK di beberapa kecamatan, lanjut Nursari masih sementara berlangsung. Mengingat kota Makassar tergolong luas.

“Manggala, Panakkukang, Mamajang, Tallo masih sementara jalan tim,” sebutnya.

Untuk penertiban ini, Nursari berharap bisa rampung secepatnya. Sehingga Bawaslu bisa fokus pada pengawasan 9 Desember mendatang. “Kalau target secepatnya,”ucapnya.(ikbal/fajar)

Komentar