Danny Pomanto Tebar Fitnah, Ketua Harian DPP Gerindra Bela JK dan KPK

Senin, 7 Desember 2020 10:55

Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Petinggi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) memberikan pembelaan kepada KPK dan Jusuf Kalla terkait fitnah yang dilancarkan Danny Pomanto.

Melalui Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan jika Jusuf Kalla tak mungkin bisa bertindak mengintervensi KPK.

“Nggak mungkin tokoh senegarawan JK bermain tidak fair mengintervensi lembaga,” ucapnya, Sabtu (5/12/2020), dikutip dari detik.com.

Tak hanya itu, Dasco juga yakin KPK tidak bisa diintervensi dalam melakukan penegakan hukum terkait korupsi.

“KPK tentu tidak bisa diintervensi dalam menjalankan kegiatannya,” sambungnya.

Gerindra diketahui merupakan salah satu Partai pengusung Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi (Adama) di Pemilihan wali kota Makassar 2020 ini.

KPK menegaskan tuduhan Danny Pomanto yang dialamatkan kepada lembaga anti rasuah ini tak beralasan.

Bahkan terkesan melecehkan lembaga yang berdiri di era Presiden Megawati itu.

Melalui Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango, menyebut pernyataan Danny Pomanto ini bisa dilaporkan.

Sebelumnya Nawawi Pomolango menanggapi beredarnya rekaman video yang berisi suara calon Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, ini.

DP menyebut Jusuf Kalla sebagai aktor di balik penangkapan Menteri KKP nonaktif Edhy Prabowo.

Bahkan secara terang-terangan DP menuding jika KPK bisa dikendalikan oleh JK melalui Novel Baswedan, selaku penyidik senior KPK.

Nawawi menegaskan kerja KPK untuk penegakan hukum pemberantasan korupsi dan tak ada intervensi apalagi dikatakan dikontrol oleh pihak tertentu.

Komentar