Jelang Nataru, Harga Gula Pasir Turun, Bawang Cenderung Naik

Senin, 7 Desember 2020 20:18

Ilustrasi sembako

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Perubahan harga komoditas pangan di Kota Makassar masih terus terjadi jelang Natal dan tahun baru (Nataru).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar, Sri Sulsilawati mengatakan, hal itu dipengaruhi oleh pandemi Covid 19 sehingga memengaruhi permintaan komoditas.

Kendati demikian, Sri memastikan kondisi tersebut merupakan hal yang biasa terjadi jelang akhir tahun. Hal itu pun, katanya masih dalam tahap aman.

“Karena kan kita mendekati tahun baru, hari Natal ini yang agak fluktuatif tetapi dalam kondisi aman. Masih ada surplus juga,” ungkap Sri, Senin (7/12/2020).

Satu di antaranya ialah Gula Pasir. Harganya cenderung mulai turun kembali setelah sempat mengalami kenaikan.

“Rp 12.500 harganya, yang sebelumnya Rp 16.000. Dia tetap. Tanggal 20 Nov, dia turun 12. 500. Kan pernah naik 16 Ribu. Sekarang sudah tetap mi lagi berapa hari. Normal saat ini,” ujarnya.

Di sisi lain, harga pangan seperti Bawang Merah dan Bawang Putih masih belum stabil. Pasalnya, permintaannya justru kian meningkat.

“Cuma yang baru sekarang agak fluktuatif ini bawang merah bawang putih cabai kering, cabai rawit, daging ayam dan gula. Yang stabil itu beras kepala, daging sapi, ikan bandeng, minyak goreng, terigu,” sambungnya.

Namun, Sri memastikan bahwa fluktuasi tidak akan berlangsung lama. Ini seiring suplai yang nantinya bakal bertambah

Komentar