Ketat, Pilkada Maros Masih Dinamis


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – – Tiga paslon yang maju di Pilkada Maros masih harus berjuang ketat memenangkan pemilihan. Terutama bagi paslon nomor dua A Syafril Chaidir Syam-Suhartina Bohari dan paslon nomor tiga, A Harmil Mattotorang-A Ilham Nadjamuddin yang memiliki selisih elektabilitas tipis.

Direktur Vote Publik, Sadikin Suhidin bahkan memprediksi hasil akhir pilkada nantinya sangat tipis. Tidak lebih dari lima persen. Ia mengatakan sekitar 95,7 persen masyarakat Maros sudah punya pilihan. Sekira 4,3 persen lainnya belum menentukan.

“Sebenarnya sampai sepekan terakhir lembaga dan tim sukses sangat sulit menentukan pemenang di Pilkada Maros,” kata Sadikin, Minggu, 6 Desember. Terkait elektabilitas pasangan calon (paslon), ia mengutarakan terjadi perebutan suara yang ketat antara pasangan Chaidir-Suhartina dan Harmil-Ilham Nadjamuddin. Dimana elektoral kedua paslon hanya tersisa sekitar 3,3 persen.

Namun dia menegaskan selisih yang tipis ini bisa berbalik bagi paslon Harmil-Ilham sepanjang mampu memaksimalkan struktur dan soliditas tim di sisa akhir sebelum pencoblosan. “Siapapun yang melakukan sentuhan akhir, akan menentukan. Walaupun kami membaca selisihnya sangat tipis,” bebernya.

Terlebih jika jumlah undicided voter dan swing voter dari masing-masing paslon diakumulasikan, maka masih ada 23,9% pemilih yang pergerakan suaranya sangat dinamis. Dan dipastikan akan menjadi penentu kemenangan bagi pasangan calon. Karenanya, belum ada yang bisa mengklaim kemenangan hingga hari pencoblosan. (nur)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR