KPK Telusuri Keberadaan Rp3,8 Miliar dari Suap Jualiari Batubara

Senin, 7 Desember 2020 09:45

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara dan Adi Wahyono selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Sosial (Kemsos). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Ali pun kembali menegaskan bahwa penyidik KPK akan menelusuri aliran dana korupsi bansos Covid-19 ke banyak pihak.

“Pasti lah, pasti. Iya lah tentu. Kan nanti ada aliran-alirannya ke mana gitu. Diikuti dulu lah ya. Prinsipnya yang jelas kita proses penyidikan itu nanti kita sampaikan,” pungkas Ali.

Mensos Juliari sendiri merupakan Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) periode 2019-2024.

Sementara, Plt Jurubicara KPK Ali Fikri tak menjelaskan secara rinci keberadaan uang Rp3,8 miliar itu.

Pun demikian dengan siapa sosok penerima uang tersebut. Ali Fikri hanya menyampaikan, bahwa pihaknya akan melakukan pendalaman.

“Itu nanti bagian yang akan didalami lebih lanjut dalam proses penyidikan,” ujar Ali Fikri, Minggu malam (6/12/2020).

Untuk diketahui, uang Rp3,8 miliar tersebut adalah dana yang belum diketahui keberadaannya.

Sementara uang yang diduga dikorupsi dalam program bansos Covid-19 di Jabodetabek itu mencapai Rp20,8 miliar. Hanya Rp17 miliar yang masuk kantong pribadi Juliari Batubara. (rmol/jpnn/pojoksatu/fajar)

Bagikan berita ini:
6
9
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar