Pengusaha Mengecam Kampanye Hitam: Masa Usahanya Orang Dia Serang, Adakah Sahammu Situ?

Senin, 7 Desember 2020 16:17

Selebaran berselrakan di jalan diduga kampanye hitam Pilkada Makassar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Praktek kampanye hitam secara massif terjadi di masa tenang Pemilihan Wali Kota Makassar 2020 disayangkan semua pihak. Kalangan pengusaha bahkan ikut angkat bicara.

Edy Syam, penggiat perkoperasian kepada awak media, Senin (7/12/2020) menyatakan selain menciderai demokrasi, itu sangat kontraproduktif dengan berkelangsungan ekonomi daerah.

“Kampungan sekali. Masa usahanya orang dia serang. Seandainya ada sahamnya disitu, tida masalah. Dunia usaha ini harus mendapat dukungan para politisi. Bukan dibully, dan bukan menjadikannya kriminalisasi politik. Kan tidak masalah kalau pengusaha punya utang. Halal dan tidak melanggar hukum,” kata Edy.

Selebaran yang menyerang pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando (Appi-Rahman), tersebar luas di beberapa titik di Makassar, Senin (7/12/2020) dini hari.

Konten selebaran memuat narasi atau kata-kata yang buruk, tanpa dasar tentang Appi-Rahman, yang berkesan sebagai ujaran kebencian, penghinaan, penistaan, yang ditujukan kepada pasangan calon nomor urut 2 itu. Selebaran ini didapatkan tersebar di sejumlah lokasi. Sejumlah rekaman CCTV dilempar dari kendaraan bermotor.

Praktik Nista

Sementara itu, Jubir tim Appi-Rahman saat sesi konfrensi pers, mengutuk aksi tak terpuji itu.

“Ini adalah praktek-praktek berdemokrasi, berpilkada yang paling nista, dan ini juga praktek paling primitif,” kecam Fadli Noor, Senin (7/12/2020) siang.

Komentar