Pilkada di Tengah Pandemi, Gubernur Harap Usai Pencoblosan Tak Ada Klaster Baru

Senin, 7 Desember 2020 21:39

Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Bukan menjadi rahasia umum lagi, pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 yang akan diselenggarakan beberapa hari lagi dihelat di masa pandemi.

Di mana apabila penerapan protokol kesehatan tidak diterapkan dengan ketat, maka potensi penyebaran virus Covid-19 dapat menular.

Oleh karena itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan sebagai pengalaman pertama menggelar Pilkada di masa pandemi, maka penting untuk mengamankan dan menjaga protokol kesehatan Covid-19.

“Ya saya dari awal selalu menyampaikan termaksud ke penyelenggara bahwa yang paling dibutuhkan ini adalah mengawal Pilkada supaya tetap aman, tidak ada peningkatan kasus,” Kata Nurdin, Senin (7/12/2020).

Ia membeberkan, persiapan dari segi fasilitas protokol kesehatan harus lengkap. Disusul dengan imbauan kepada warga yang datang ke TPS untuk menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum mencoblos.

“Tentu kita berharap selesai Pilkada, berhasil dengan baik, dan klaster Pilkada Tidak ada. Dan upaya yang harus kita lakukan, cuman satu yaitu protokol kesehatan ketat,” tegasnya.

Kendati demikian, ia menyebut agar masyarakat dapat bersabar dan komitmen menerapkan protokol kesehatan. Hal itu lantaran vaksin yang ditunggu akhirnya tiba di tanah air.

Namun untuk di Provinsi Sulawesi Selatan, kata dia, belum mendapat jatah. “Kalau ini (Protapkes) kita lakukan insyaallah Pilkada lancar dan aman. apalagi tinggal menunggu sedikit waktu kita sudah vaksin. Karena vaksin ini adalah salah satu solusi dalam pandemi Covid-19,” tutup Nurdin. (Anti/fajar)

Komentar