Kata Pengamat, Tiga Hal Ini yang Dikhawatirkan Pemerintah dari HRS

Selasa, 8 Desember 2020 19:11

Habib Rizieq Shihab. (int)

FAJAR.CO.ID — Ada tiga hal yang terkesan “dikhawatirkan” pemerintah dari keberadaan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, saat ini. Pertama yakni, Habib Rizieq Shihab semakin hari semakin besar. Kedua, pengikut maupun pendukungnya makin banyak. Lalu yang terakhir, pendukungnya cenderung sangat militan.

Penilaian itu disampaikan pengamat politik Ujang Komarudin. Dia menilai HRS makin hari makin besar, pengikutnya makin banyak dan cenderung militan. “Nah kenapa khawatir? Karena HRS saat ini menjelma menjadi simbol oposisi rakyat,” ujar Ujang kepada jpnn.com (grup FAJAR), Selasa (8/12/2020).

Menurut pengajar di Universitas Al Azhar Indonesia ini, ketika HRS makin besar, hal itu akan sangat merugikan dan membahayakan pemerintah. “Pemerintah akan mengalami delegitimasi politik dari rakyat,” ucapnya.

Ujang menilai kondisi tersebut sangat tidak diharapkan pemerintah, karena oposisi yang disertai dengan pengikut yang militan, benar-benar akan sangat merepotkan.

Apakah ada kaitan tewasnya enam laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek, dengan kasus operasi tangkap tangan dua menteri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)? Ujang meyakini tidak ada sama sekali.

“Saya kira kasus dua menteri dengan kasus matinya 6 anggota FPI, berdiri sendiri. Sepertinya dua kasus yang ‘dimainkan’ oleh kelompok yang berbeda,” pungkas Ujang. (jpnn)

Komentar