Politikus Demokrat Tantang Presiden Jokowi Bicara Soal Kasus Penembakan 6 Laskar FPI

Selasa, 8 Desember 2020 20:12

Rachland Nashidik

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Politikus Demokrat, Rachland Nashidik meminta Presiden Joko Widodo untuk memberikan pernyataan soal kasus penembakan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) oleh aparat Polda Metro Jaya.

“Kita masih menunggu Presiden @Jokowi menyatakan sikapnya terhadap kasus penembakan hingga tewas terhadap 6 warga negara. Apakah Presiden berniat membuka seterang-terangnya kasus ini demi mencegah hal yang sama berulang di hari esok?” kata Rachland di akun Twitter miliknya, Selasa (8/12/2020).

Aktivis HAM itu pun mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk tak memberikan perlakukan istimewa ke para pendukungnya. Dan sebaliknya berlaku semena-mena ke para lawan politiknya.

“Sebagai Presiden terpilih di negara demokrasi, Pak @jokowi mestinya memahami: hak warga negara mengatasi preferensi dan perkubuan politik. Beliau tidak bisa hanya membela dan mengistimewakan para pendukung dan sekutunya karena konstitusi mewajibkan ia menjadi Presiden bagi semua,” jelasnya.

Soal alasan polisi menembak para pengawal Habib Rizieq Shihab itu. Rachland meminta Presiden Jokowi segera memanggil Kapolri untuk diminta penjelasan soal kejadian di Tol Cikampek-Jakarta itu.

“Polri mengakui menembak mati 6 warga sipil. Membunuh warga sipil, bahkan saat negara berperang atau menghadapi pemberontakan bersenjata, dilarang. Indonesia tak sedang mengalami semua itu. Maka, lebih dari kasus lain, Presiden wajib mengejar akuntabilitas Polri dalam kasus ini,” ungkapnya.

Komentar


VIDEO TERKINI