Beber Kejanggalan Jenazah, Munarman: Laskar FPI Ditembak dari Jarak Dekat, Semua Mengarah ke Jantung

Rabu, 9 Desember 2020 23:18

Panglima Laskar Pembela Islam DPP Front Pembela Islam (FPI) Ustaz Maman mempersiapkan ambulans pengantar jenazah ke Megamendung di Petamburan, Rabu (9/12/2020) dini hari. Foto: ANTARA/Fauzi Lamboka

FAJAR.CO.ID — Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar, mengungkapkan banyaknya kejanggalan atas insiden penembakan 6 anggota laskar FPI di Tol Cikampek Senin dinihari (7/12/2020).

Kejanggalan yang dimaksud, saat pihaknya membuka 6 jenazah tersebut ditemukan banyaknya luka tidak wajar di enam jenazah tersebut.“Banyak lukanya,” kata Aziz , Rabu (9/12/2020).

Sementara itu, Sekretaris Umum FPI Munarman melalui keterangan tertulisnya, Rabu (9/12/2020), juga menyampaikan sejumlah kejanggalan.

“Pada seluruh jenazah syuhada terdapat lebih dari satu lubang peluru,” kata dia, dilansir dari JPNN.com (grup FAJAR).

Munarman juga menyebut bahwa luka yang terdapat di tubuh para laskar FPI itu memiliki kemiripan dan mayoritas mengarah ke jantung.

“Yaitu semua tembakan mengarah ke jantung para syuhada,” katanya lagi.

Luka itu, kata Munarman, diduga karena diakibatkan penembakan jarak dekat.

“Dilihat dari bekas tembakan, menurut pendapat ahli yang hadir dalam pemandian jenazah, bahwa para syuhada ditembak dari jarak dekat,” ujar dia.

Masih menurut ahli FPI, Munarman menduga tembakan jarak dekat dilakukan dari depan, bagian dada, dan arah belakang.

“Bahwa menurut ahli yang hadir dalam pemandian jenazah, tembakan ke arah jantung para syuhada tersebut ada yang dilakukan dari depan, bagian dada dan ada yang dilakukan dari belakang,” ujar Munarman.

Komentar