Masih Berkasus, RS Batua Tetap Lanjut Penganggaran

Rabu, 9 Desember 2020 13:49

Bangunan RS Batua mangkrak. ABE BANDOE/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Makassar memastikan pembangunan RS Batua dilanjutkan di 2021. Meski masih dalam proses hukum.

Plt Kepala Diskes Kota Makassar, Agus Djaja Said mengatakan, pada APBD 2021 pembangunan RS Batua sudah dianggarkan sebesar Rp70 miliar. Alokasi anggaran ini diperuntukkan demi merampungkan pembangunan yang sempat mangkrak.

Soal kasus hukum terkait dugaan tindak pidana korupsi yang sedang berproses di Polda Sulsel, diakuinya tidak menjadi masalah. Pembangunan tetap bisa dijalankan sesuai aturan yang berlaku.

“Saya disampaikan orang Polda, dia bilang kami tidak ada hubungannya terkait pembangunan. Katanya Polda tidak ingin seolah menghalang-halangi,” tuturnya, kepada FAJAR, Selasa, 8 Desember.

Agus mengungkapkan, Polda Sulsel juga tidak bisa mengeluarkan rekomendasi apapun terkait kelanjutan pembangunan RS tersebut. Baik itu izin atau larangan menjalankan pekerjaan proyek.

“Sekarang kita tinggal menunggu hasil dari konsultan terkait bangunannya, karena harus dilihat dahulu supaya bisa diketahui apa saja yang bisa dikerjakan,” ujarnya lagi.

Bila hasil kajian dari konsultan sudah keluar, barulah bisa ditetapkan rencana kelanjutan pembangunannya. “Karena sempat mangkrak, dari rencana 11 lantai mungkin sisa lima lantai saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir mengatakan, kelanjutan pembangunan RS Batua tidak serta-merta bisa dilakukan. Mesti ada restu dari tim penyidik Polda Sulsel.

Komentar