Dorong Ekonomi di Masa Pandemi, Dispar Sulsel: Strateginya Harus Hati-hati

Kamis, 10 Desember 2020 14:27

Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Selatan, Denny Irawan

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Selain kesehatan yang menjadi faktor utama di masa pandemi, Pemerintah Provinsi Sulsel juga gencar meningkatkan perekonomian.

Diketahui Pemprov Sulsel ingin mensinkronisasikan antara kesehatan dan ekonomi. Terbukti berbagai infrastruktur terus digenjot untuk didirikan, seperti infrastruktur jalan, bangunan, pariwisata dan lain sebagainya.

Namun pelaksanaan itu harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan. Oleh karena itu, Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Selatan, Denny Irawan mengatakan dibutuhkan strategi yang matang.

Hal itu dilakukan guna menghindari angka pertumbuhan kasus Covid-19 yang bisa saja melonjak dan berakhir pada tingginya angka kematian atau tingkat okupansi hotel maupun rumah sakit juga ikut meningkat.

“Makanya pak gubernur sampaikan strateginya harus hati hati dan kita lihat beberapa kebijakan mulai dilonggarkan,” kata Denny, Kamis (10/12/2020).

Kebijakan yang dimaksud yakni hotel mulai diizinkan untuk menggelar resepsi pernikahan, pariwisata di Sulsel mulai dibuka, sekolah dengan sistem belajar tatap muka dapat digelar dan berbagai kebijakan lainnya yang berpotensi mengumpulkan banyak orang.

“Meski pun diizinkan tapi tetap protokol kesehatan diutamakan. Seperti kemarinkan Gubernur mengundang Satgas bersama dengan pelaku usaha hotel dan Dinas Pendidikan,” tutur Denny.

“Kenapa Dinas Pendidikan diundang oleh pak gubernur? karena ada kebijakan pemerintah untuk memberi kelonggaran membuka sekolah kembali secara off line,” sambungnya kemudian.

Begitupun, kata dia, untuk sektor pariwisata. Kendati diizinkan untuk beroperasi namun fasilitas protokol kesehatan Covid-19 harus diterapkan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan menyediakan wastafel mencuci tangan. (Anti/fajar)

Komentar