Kotak Kosong Kalah di Gowa, Relawan: Melawan Petahana Memang Mustahil

Kamis, 10 Desember 2020 15:35

Relawan dari pendukung Kotak Kosong (Koko) di Kabupaten Gowa mulai bergerak

FAJAR.CO.ID, GOWA – Kotak Kosong (Koko) angkat kaki dari panggung politik Kabupaten Gowa. Dia dinyatakan kalah setelah melawan Adnan-Kio pada hari pencoblosan, 9 Desember 2020 kemarin.

Dari hasil hitung cepat yang dilakukan dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Adnan-Kio mendapat suara 90,91 persen. Sedangkan Koko hanya 9,09 persen.

Relawan Kotak Kosong, Ridwan M, sempat mengklaim ada lima kecamatan sebagai basis pertahanannya melawan Adnan-Kio. Di antaranya Somba Opu, Biringbulu, Palangga, Patallasang, dan Bajeng. Nyatanya, Koko kalah.

“Melawan petahana dengan kekuatan seadanya memang mustahil. Tapi setidaknya kita sudah membuktikan masih ada berani di tanah Gowa,” katanya, Kamis (10/12/2020).

Meski kalah, ratusan relawan Koko pun menyebut dirinya sebagai petarung sejati meski kalah melawan raksasa di Pilkada Gowa.

“Kurasa kita tak pernah kalah. Biarlah mereka yang tak paham tentang kemenangan bersulang dengan gelas-gelas kosong, merayakan kebodohannya sendiri. Sebab kemenangan itu ada di sini, di dada sang petarung sejati,” tegas Ridwan.

“Kurasa kita tak pernah kalah. Bukankah kita telah mampu mempertahankan konsistensi? Tak ada ambisi yang kita gadaikan karena kepentingan, seperti mereka yang mengalah untuk itu kemudian menjadi juara sebagai pecundang,” sambung warga Kecamatan Somba Opu ini.

Manager Strategi Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Astriadi Kurniawan menyampaikan berdasarkan quickcount yang digelar, paslon petahana ini hanya menyisakan suara 9.09 persen untuk kolom kosong.

Komentar