Suara Bergetar, Syekh Ali Jaber Ucap Duka untuk Korban 6 Laskar FPI yang Tewas Ditembak Polisi

Kamis, 10 Desember 2020 11:38

Syekh Ali Jaber dalam podcast YouTube Deddy Corbuzier. Foto: Screenshoot YouTube

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Dai Syekh Ali Jaber turut berduka atas meninggalnya 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) yang ditembak oleh aparat kepolisian di tol Jakarta-Cikampek pada Senin malam lalu. Dengan suara bergetar, Sykeh Ali Jaber mengucapkan duka kepada keluarga yang ditinggal

“Alhamdulillah, innalillahiwaina ilahi rajiun. Saya turut berduka cita kepada keluarga besar FPI, khususnya kepada guru tercinta Al-Habib Muhammad Rizieq Shihab, dan lebih khusus lagi kepada keluarga saudara-saudara kami yang ditembak mati,” ujar Syekh Ali Jaber di kutip chanel YouTubenya, Kamis (10/12).

Ulama asal Madina ini mendoakan ke-6 pengawal Habib Rizieq itu mendapat tempat yang baik di sisi Allah.

“Mudah mudahan diterima di sisi Allah SWT sebagai syuhada. Mudah-mudahan kejadian musibah ini, kita selalu berdoa ya Allah sempurnakanlah pahala bagis musibah ini dan ganti dengan yang lebih baik,” katanya.

Syekh Ali kemudian menyebut satu per satu nama korban laskar FPI tersebut.

“Saya ucapkan duka cita kepada saudara kami yang kami cintai. saudara Faiz Ahmad Sukur (22). Andi Muktiawan (33). Muhammad Riza (20). Muhammad Suci Khadavi (21). Luthfi Hakim (25). Dan Ahmad Sufyan alias Ambon (26). Semoga mereka diterima di sisi Allah sebagai syuhada. Dan keluarganya diberikan kesabaran dan ikhlas menerima ujian ini . dan mudah mudahan dengan kejadian ini kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran,” katanya.

Syekh juga mengimbau agar umat Islam tidak terpancing emosi. Dia berharap ada dialog yang bisa menenangkan pascakejadian ini. “Jangan sampai terpancing emosi dan timbul fitnah yang lebih besar. Mari kita sama-sama menyatukan dan merapatkan saf kita bersama mencari solusi. Melalui komunikasi dan dialog yang baik,” kata Syekh.

Pada kesempatan itu, Syekh Ali juga mendesak aparat penegak hukum agar menuntaskan masalah tersebut. Agar tidak ada saling silang pendapat.

“Saya harap aparat penegak hukum menjalankan keadilan yang sebenar-benarnya. Dan juga menjalankan keadilan sosial untuk seluruh rakyat indonesia jangan sampai insiden ini buat masyarakat kebingungan. Malah yang batil jadi haq yang haq jadi batil,” ungkapnya.

“Saya harap kejadian ini bisa terbongkar motifnya. dan juga bisa menjalankan hukum seadilnya terhadap orang yang terlibat dalam kasus ini. Dan mudah mudahan tidak sampai terulang lagi” tutup Ali Jaber. (dal/fin).

Komentar


VIDEO TERKINI