Unjuk Rasa PP KPMP Tuntut Pencopotan Kadis Perindag Pinrang

Kamis, 10 Desember 2020 15:39

Kinerja dari Disperindag Kabupaten Pinrang dinilai bobrok oleh PP KPMP. Massa aksi menuntut agar kepala dinasnya, dicopo...

FAJAR.CO.ID, PINRANG — Kinerja dari Disperindag Kabupaten Pinrang dinilai bobrok oleh PP KPMP. Massa aksi menuntut agar kepala dinasnya, dicopot oleh bupati.

Tuntutan itu disuarakan oleh puluhan orang mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Pusat (PP) Kesatuan Pelajar Mahasiswa Pinrang (KPMP) di depan kantor bupati, Kamis 10 Desember.

Jenderal Lapangan, Anmar Waris, dalam orasinya meneriakkan, Kadisperindag (Hartono Mekka) dinilai tidak becus dalam menjalankan kinerjanya. Aktivis UNM itu menyampaikan, kalau pihaknya menemukan banyak kejanggalan. Salah satunya pembangunan pasar yang asal-asalan.

“Itu pasar di Kecamatan Batulappa dibangun di tengah hutan. Mana bisa maksimal. Serap anggaran miliaran rupiah. Tetapi tidak berfungsi baik. Bahkan tak ada pedagang dan pembeli,” kesalnya saat berorasi.

Itu baru satu pasar, lanjutnya, investigasi PP KPMP setidaknya ada beberapa yang lagi-lagi gagal fungsi. Seperti di Kecamatan Suppa juga di Kecamatan Watang Sawitto.

“Semua pasar itu, kalau ditotal serapan anggarannya puluhan miliar. Buang-buang uang negara,” bebernya.

Selain menyoroti soal pasar-pasar, Anmar juga menyesalkan tidak adanya transparansi dari penggunaan anggaran Covid-19 di Kabupaten Pinrang.

“Kami ini cuma membawa aspirasi masyarakat. Hal-hal ini perlu diperjelas. Juga SKPD yang tidak becus kinerjanya (Disperindag). Bupati sebaiknya melakukan pencopotan,” pintanya.

Pantauan FAJAR, dari pukul 13:30 wita sampai berita ini diturunkan, Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid masih enggan menemui massa aksi. (gsa)

Bagikan berita ini:
7
5
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar