Vaksin Covid-19 Tahap Awal Diprioritaskan bagi Tenaga Kesehatan

Kamis, 10 Desember 2020 08:25

FOTO: FAJAR INDONESIA NETWORK.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — PT Bio Farma sebagai induk holding BUMN Farmasi menyatakan vaksin Covid-19 yang masuk pada tahap awal akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan.

“Untuk tahap awal vaksin yang akan masuk atau yang sudah masuk akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan,” ujar Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir di Jakarta, Rabu (9/12).

Dia berharap kehadiran vaksin Covid-19 ini untuk tenaga kesehatan, bisa memberikan keamanan dan perlindungan kepada mereka yang berhadapan langsung dengan pasien Covid-19.

“Saat ini pemerintah berupaya memberikan perlindungan kepada tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan berada di garda terdepan. Karena itu, mereka yang menjadi prioritas vaksin Covid-19,” jelasnya.

Pemberian tersebut, lanjut Honesti, akan diberikan setelah mendapatkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM. “Namun, protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak), masih tetap dilakukan,” paparnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) telah selesai melakukan kajian kehalalan vaksin COVID-19.

Setelah itu, MUI segera menerbitkan fatwa mengenai kehalalan vaksin COVID-19 yang akan digunakan di Indonesia. Saat ini, MUI masih dalam proses penyusunan fatwa terkait vaksinasi COVID-19 di Indonesia.(rh/fin)

Komentar