Mengadu ke DPRD Luwu, Mahasiswa Beber Perusahaan Pencemar Lingkungan

Jumat, 11 Desember 2020 23:21
Belum ada gambar

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID, BELOPA — Puluhan mahasiswa dan pemuda yang bergabung dalam Gerakan Aktivis Milenium (GERAM) melakukan aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Kabupaten Luwu, Jumat, 11 Desember 2020.

Aksi demo ini menyorot pemerintah yang kurang mengawasi beberapa perusahaan.mrrusak lingkungan yang sedang beroprasi di Kabupaten Luwu.

Jenderal Lapangan Aksi, Guntur Aramada dalam orasinya meminta pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait untuk mengawasi limbah perusahaan di Kabupaten Luwu.

”Kami telah menemukan adanyakerusakan ekosistem dan lingkungan yang diakibatkan oleh limbah perusahaan,” kata Guntur.

Hanya saja, Guntur tidak merinci kerusakan lingkungan dan perusahaan yang merusak lingkungan. Terutama perusahaan tambang.

Koordinator Geram, Arifin Zainuddin Laila mengatakan dasar merela bergerak menuju DPRD Luwu sangat jelas. ”Dimana dalam amanat UU 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup telah diatur di dalamnya,”kata Arifin.

Sementara fakta yang ditemukan di lapangan banyak perusahaan yang terbilang nakal.

Dia mencontohkan salah satu perusahaan pabrik kayu lapis di Luwu sudah bertahun – tahun mencemari memproduksi limbah B3 ke laut. Juga serbuk kayu yang mencemari beberapa pemukiman warga.

Selain itu, perusahaan tambang emas di Luwu diduga melakukan eksploitasi berkedok eksplorasi. Juga diduga melakukan proses penyusunan amdal secara terselubung.

Integritas pemda dan seluruh pihak terkait patut d pertanyakan. Mengingat aktivitas perusahaan yang merusak lingkungan telah nyata di depan mata namun tidak pernah ditindak. Pemda serta seluruh pihak kami juga menganggap bahwa pemda serta pihak terkait terkesan menutup mata, dengan dalih akan meninjau perusahaan tersebut.

Bagikan berita ini:
6
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar