Teknik Kardiovaskuler Unimerz Jadi Percontohan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Program Studi Teknik Kardiovaskuler Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar menjadi rujukan bagi Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kementerian Kesehatan Yogyakarta, untuk membuka program studi yang sama.

Hal ini dibuktikan dengan kunjungan rombongan Politeknik Kesehatan Yogyakarta (Polkesyo) ke Unimerz untuk melakukan kaji banding pembukaan prodi D3 Teknik Kardiovaskuler.

Memang, di Indonesia saat ini hanya ada dua kampus saja yang memiliki program studi Teknik Kardiovaskuler, yaitu Unversitas Hamka Jakarta dan Universitas Megarezky Makassar.

Hal itu juga disampaikan langsung oleh sekretaris Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Megarezky, Bahri Majid, SE., MM, saat menyambut kedatangan rombongan Poltekes Kemenkes Yogyakarta, di ruang rapat rektorat Unimerz.

"Kita di Unimerz ini memang punya prodi yang langka, hanya ada dua di Indonesia, yaitu Prodi Teknik Kardiovaskuler. Tentu ini menjadi hal yang akan kita tingkatkan lagi kedepannya, demi menjamin kualitas pelayanan di masyarakat," jelasnya.

Hal itu pula yang menjafi salah satu alasan Poltekes Kemenkes Yogyakarta memilih Unimerz sebagai tempat kaji banding.

"Kami ke sini karena memang Unimerz jadi salah satu kampus yang punya prodi ini. Di Indonesia kan cuma dua. Makanya kita rela jauh-jauh ke sini untuk belajar," ujar Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Poltekes Kemenkes Yogyakarta, Ida Mardalena, kepada awak media, Jumat (11/12/2020) pagi.

Lebih jauh Ida mengatakan, pengalaman dari kunjungannya ke Unimerz ini bakal ia gunakan sebagai panduan untuk membuka prodi Teknik Kardiovaskuler di Poltekes Kementerian Yogyakarta.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan