Menang di 165 Pilkada, Golkar Bentuk Tim Advokasi Pendampingan Sengketa Pilkada

Sabtu, 12 Desember 2020 21:00

Supriansa saat rapat internal Golkar ditunjuk sebagai ketua tim advokasi nasional DPP Golkar. (IST)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Untuk mengawal kemenangan Pilkada Golkar tingkat nasional, DPP Golkar membentuk tim advokasi pendampingan hukum tingkat nasional. Tim advokasi ini bertujuan mengawal dan mengkomunikasi secara kelembagaan sengkata Pilkada dari daerah hingga ke Mahkamah Konstitusi hasil 9 Desember 2020 lalu.

Ketum DPP Golkar Airlangga Hartarto meminta agar Golkar membentuk tim advokasi Pilkada 2020 demi mengawal suara rakyat. Melalui Adis Kadir sebagai Ketua Bidang Hukum DPP Partai Golkar mempercayakan Supriansa, SH, MH yang juga ketua Bakumham DPP Partai Golkar menjadi ketua tim advokasi di dampingi M Irwan sebagai sekretaris berikut lengkap koordinator wilayah di seluruh Indonesia. 

Rapat penetapan itu digelar di Kantor DPP Golkar Slipi Jakarta Selatan dihadiri DR Adis Kadir selaku Ketua Bidang Hukum DPP Partai Golkar memimpin rapat di dampingi Wasekjen Bidang Hukum Christina dan Supriansa ketua Bakumham DPP Golkar. 

Dari  275 daerah menggelar Pilkada, Golkar menang 165 daerah di seluruh Indonesia atau kemenangan 61,11 %. Ini merupakan capain bagus mengingat Golkar sempat terpuruk di Pemilu 2019 lalu. 

Supriansa di hubungi terkait penetapan dirinya sebagai ketua tim advokasi DPP Golkar mengatakan, tim advokasi dari DPP Golkar merupakan kebijakan internal demi mengawal suara rakyat. “Yang pasti amanah yang diberikan oleh pimpinan yang harus kami jalankan secara baik. Sebagai anak buah di par tai Golkar saya selalu siap apapun yang di perintahkan demi membesarkan partai Golkar ke depan,” bebernya.

Komentar