Segini Jumlah Oknum ASN di Gowa yang Kedapatan Melanggar Netralitas Selama Pilkada

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, GOWA — Perhelatan Pilkada 2020 di Kabupaten Gowa telah usai. Selama itu, Bawaslu menemukan sejumlah ASN yang melanggar netralitasnya sebagai abdi negara.

Banyak ASN yang kedapatan memposting atau mendukung salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gowa kala itu, secara terang-terangan di media sosial.

Komisioner Bawaslu Gowa, Juanto Avol, membenarkan banyaknya abdi negara yang tidak netral di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa. “Ada enam orang (ASN),” singkat Avol, Sabtu (12/12/2020).

Pelanggaran oleh oknum ASN itu adalah yang bertugas di pemerintahan tingkat kecamatan. Bahkan, ada juga oknum ASN yang bertugas di SKPD Kabupaten.

Terakhir, salah satu ASN di Butta Bersejarah ini berinisial RN, telah diproses dalam pelanggaran tindak pidana pemilihan.

Penyidik Sentra Gakkumdu, Bripka Muslim Botting, mengatakan, berkas perkara RN telah dinyatakan P21 di Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa.

“Penanganan RN selaku staf di RSUD Syekh Yusuf Gowa, penyidik telah menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada JPU, sehingga tugas dan tanggung jawab penyidik telah diserahkan ke jaksa.” ungkap dia.

Bintara polisi ini menambahkan, tersangka melanggar Pasal 188 juncto pasal 71 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015.

“Dalam pasal itu, dipidana penjara paling singkat satu bulan dan enam bulan. Denda paling sedikit Rp600 ribu dan paling banyak Rp6 juta,” tegasnya. (ishak/fajar)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR