Selidiki Kasus Penembakan Laskar FPI, Ferdinand Usul Komnas HAM Diubah jadi Komnas HAMTU

Sabtu, 12 Desember 2020 13:53

Ferdinand Hutahaean.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (komnas HAM) saat ini tengah berupaya mengumpulkan bukti-bukti dan menggali informasi dari pihak-pihak terkait soal penembakan 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) di tol Jakarta Cikampek km 50 Senin lalu.

Namum begitu, menurut eks kader Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, Komnas HAM hanya mau melihat dan menyelidiki kasus-kasus dari golongan tertentu.

Tapi kasus lain, Komnas HAM seolah diam. Contohnya kasus pembantaian satu keluarga di Sigi oleh kelompok kriminal bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT)

“Komnas HAM? HAM siapa? HAM orang untuk beribadah dihalangi, mereka diam. Hak orang untuk hidup dihabisi di Sigi, mereka diam. Bom meledak di gereja, di mana mereka? Halahh, Komnas HAM ini apa sih? HAM untuk kalangan tertentu?” tulis Ferdinand di akun twitternya, Sabtu (12/12).

Bahkan Ferdinand mengusulkan agar Komnas HAM diganti nama menjadi Komnas Hamtu. Sebab dia melihat banyak pelanggaran hak asasi manusia tapi Komnas Ham hanya diam.

Komentar