Dengar Perjuangan Masyarakat Melintasi Sungai Kalamisu, Bupati ASA Tergerak Bangun Jembatan Permanen

Minggu, 13 Desember 2020 21:57

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Komitmen Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) dalam mewujudkan pembangunan jembatan permanen Kalamisu kini telah terbukti. Tak tanggung-tanggung, ASA menggelontorkan anggaran Rp10,6 miliar untuk membangun jembatan baru tersebut.

Lulusan Fakultas Hukum Trisakti itu mengungkap alasannya sehingga mendorong pembangunan jembatan penghubung Desa Aska, Kecamatan Sinjai Selatan dengan Desa Salohe, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai.

ASA mengaku sering mendengar penderitaan warga saat melintasi sungai tersebut. Baik perjuangan guru dan siswa saat berangkat ke sekolah. Termasuk warga yang hendak melintas untuk membawa hasil buminya ke pasar.

“Yang paling parah ketika musim hujan seperti ini, ketinggian air di sungai Kalamisu sulit dilalui, apalagi kalau arusnya deras, sangat membahayakan keselamatan masyarakat,” ungkap ASA.

Oleh karena itu, alumni Magister Monash University, Australia itu berupaya agar di sungai itu terbangun jembatan baru permanen. Melalui dana pinjaman daerah, ASA menggelontorkan sebesar Rp10,6 miliar untuk mewujudkan impian masyarakat, dengan bentang jembatan 45 meter.

Bukan hanya itu, jalan menuju jembatan juga diperbaiki. Baik dari arah Desa Salohe maupun Desa Aska. Oleh karena itu, suami Andi Nurhilda Daramata Seto itu berharap jembatan itu memberi dampak positif kepada masyarakat. Terutama memperlancar jalur transportasi.

Sehingga anak sekolah maupun guru bisa dengan mudah sampai ke sekolah maupun pulang ke rumah dengan selamat. Selain itu, ASA juga berharap percepatan pembangunan, akses ekonomi, dan akses sosial masyarakat bisa lancar berkat dibangunnya jembatan itu.

Sehingga mampu menggairahkan ekonomi masyarakat, terutama memudahkan dalam memasarkan hasil pertanian atau perkebunan yang berdampak terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Jembatan Kalamisu, Andi Adnan Nadjamuddin memastikan pembangunan jembatan baru permanen itu rampung sebelum memasuki tahun 2021. Dimana progres pengerjaan per 30 November sudah 72,41 persen. Sementara progres pengawasan sudah 85,71 persen.

“Insya Allah bisa difungsikan di awal Januari 2021, bahkan pengerjaannya bisa selesai sebelum selesai masa kontrak,” tambahnya. (sir/fajar)

Komentar