Kecewa Habib Rizieq Tersangka, Mardani Ali Sera Bilang Rezim Presiden Jokowi Sangat Tidak Imparsial

Minggu, 13 Desember 2020 19:46

Anggota DPR Fraksi PKS Mardani Ali Sera -- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera menyesalkan penetapan tersangka terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab oleh Polri.

Dia menuturkaan, seharusnya semua bisa membuat keputusan yang sejuk, saling melindungi, dan menyemangati menghadapi pandemi Covid-19.

’’Saya menyayangkan dan kecewa terhadap proses penetapan HRS oleh kepolisian. Ini terang benderang, rezim Presiden Jokowi sangat tidak imparsial kepada lawan politiknya dan menjadikan hukum jadi alat penekan,’’ seru Mardani dalam keterangannya pada Minggu (13/12).

Penetapan Rizieq sebagai tersangka kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat, itu dilakukan setelah sebelumnya terjadi penembakan terhadap enam laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Senin (7/12) dini hari.

Rizieq sendiri disangkakan melanggar Pasal 160 KUHP dan Pasal 216 KUHP.

Mardani yang juga anggota Komisi II DPR itu mengatakan, penetapan tersangka berdasarkan berbagai pendapat ahli hukum tidak kuat disangkakan pada Rizieq.

Menurutnya, seharusnya di masa pandemi, kedewasaan dan kelapangan dada semua pihak dikedepankan.

Mardani menyebut, pelanggar protokol kesehatan pada Pilkada 2020 berdasarkan data Bawaslu RI tercatat 2.125 pelanggar selama kampanye.

’’Ini semua mau ditangkapi juga atau dibiarkan? Seharusnya, bukan pendekatan kekuasaan apalagi arogansi penetapan hukum semau-maunya oleh Pemerintah melalui aparat. Ayo semua kita kawal proses hukum pada siapa pun dengan adil, transparan, dan akuntabel,” ucap Mardani.

Komentar