Ada Apa dengan Arsenal?

Senin, 14 Desember 2020 09:55

Pierre-emerick Aubameyang dan Willian tampak lemas setelah ditekuk Burnley/Getty Images

FAJAR.CO.ID, LONDON—Kejutan terjadi di pekan ke-12 ketika Arsenal yang menjamu Burnley kembali tumbang di kandangnya. Ini adalah kekalahan ketujuh The Gunners musim ini yang membuat mereka terpuruk di posisi ke-15 klasemen dengan hanya mengantongi 13 poin.

Kekalahan lewat gol bunuh diri Pierre-emerick Aubameyang di menit ke-73 itu membuat Arsenal kini benar-benar dalam situasi terpuruk. Apalagi, itu merupakan kekalahan keempat mereka dalam lima pertandingan terakhir Premier League.

 Situasi ini bertolak belakang dengan penampilan Arsenal di Liga Europa. Anak asuh Mikel Arteta begitu perkasa di kompetisi kelas dua Eropa itu dan hampir selalu berpesta gol dan saat ini sudah lolos ke babak 32 besar.

Fans Arsenal pun sudah menunjukkan reaksi tak puas. Sekitar 2000 fans yang hadir di stadion mengejek mereka hari ini. “Anda dapat mendengar ejekan dan ejekan dari 2000 fans yang ada di Emirates, mereka jelas tidak senang,” kata Lee Hendrie, mantan gelandang Aston Villa di BBC Radio 5 Live.

Bek sayap Arsenal Kieran Tierney, berbicara kepada Sky Sports mengaku mereka menerima reaksi fans yang mengolok-olok mereka setelah pertandingan ini. “Itu pantas. Mereka datang ke sini dan mendukung kami,” katanya dikutip dari BBC Live.

Lalu apa sebenarnya yang terjadi dengan Arsenal? Manajer The Gunners, Mikel Arteta mengklaim timnya hanya kurang beruntung saja. Untuk laga ini, ia mengatakan mereka memiliki begitu banyak peluang yang membuat mereka pantas menang. “Saya memiliki pikiran yang jelas tentang apa yang perlu ditingkatkan, bagaimana memasukkan bola ke gawang,” tegasnya kepada BBC Sport.

Ia juga menyebut kartu merah Granit Xhaka di awal babak kedua adalah pemicu besar untuk kekalahan mereka. Kartu merah bermula ketika terjadi tekel pada Granit Xhaka oleh Dwight McNeil. Pelanggaran itu berlanjut dengan reaksi tak terpuji kapten Arsenal itu di mana ia mencekik leher Ashley Westwood.

Bagi Arteta, kartu merah itu mestinya tidak perlu. “Ya. Menurut pendapat saya, terlalu banyak kemauan untuk melakukannya dengan baik, bersaing untuk melakukan segalanya. Kami membawanya ke sisi yang salah, ketika Anda melangkahi batas, Anda akan dihukum,” jelasnya.

Arteta bagaimana pun mengakui situasi timnya kini tidak baik. “Dalam posisi yang lebih buruk. Ketika Anda memiliki performa seperti ini, Anda harus memenangkan pertandingan, Anda harus menang sesederhana itu. Saya menempatkan kami dalam posisi yang sulit dan kami akan mencoba lagi pada hari Rabu,” tandasnya. (amr)

SPONSORSHIP

Komentar


VIDEO TERKINI