Dirut PT Jasamarga Bilang CCTV di Tol Cikampek Tidak Rusak, Tetapi…

Senin, 14 Desember 2020 14:16

Salah satu adegan di titik lokasi keempat dalam rekonstruksi penembakan anggota FPI di Tol Jakarta-Cikampek. Foto: ANTAR...

Kendati demikian, Syubakti menyebut CCTV pada lokasi kejadian tidak terekam. Karena terdapat kesalahan pada pengiriman data perekaman CCTV.

“Kalau di luar yang 23 itu, sekian jam, sekian jam itu dari jam 4.50 atau jam 5 sampai 4 besoknya itu di 23 titik itu enggak kekirim data. Nggak ada rekaman,” ujar Syubaki.

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM Khoirul Anam memastikan akan mendalami keterangan dan barang bukti yang diserahkan dari Dirut Jasamarga. Sehingga publik diminta untuk bersabar dan menunggu hasil penelusuran Komnas HAM.

“Mohon terkait yang beredar di publik memang ada baiknya diklarifikasi. Bagian dari ini lah kami proses klarifikasi, kami dikasih kesempatan dikasih penjelasan yang cukup detail dan akan ada pertanyaan untuk mendetailkan kembali,” ucap Anam.

Menurut Anam, keterangan dari Jasamarga akan menambah terang peristiwa tewasnya enam simpatisan FPI di Tol Jakarta-Cikampek. Kares peristiwa itu menimbulkan informasi yang simpangsiur di tengah masyarakat.

“Semua hal yang terkait Jasamarga, terkait jalan tol yang di sana memang bagaimana karena tugas Komnas HAM untuk merangkai peristiwa, nah kontribusi dari info yang diberikan pihak Jasamarga akan menambah terangnya peristiwa,” tegas Anam. (jpc/fajar)

Bagikan berita ini:
4
7
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar